![]() |
| SSBLOGGER22.blogspot.com |
Ssblogger22.blogspot.com - Banyak cara mencari topik atau keyword untuk bahan artikel baru di blog kita. Salah satunya, dengan manfaatin data query (keyword) yang masuk ke Google Search Console.
Saya suka pakai cara ini, karena cenderung simpel sih.
Saya tulis di sini garis besar cara saya melakukan hal ini. Sekalian dengan studi kasus juga, bikin 3 artikel di blog ini.
Tentukan Artikel Sumber Query di Google Search Console
Untuk menggunakan cara ini, syaratnya adalah website anda udah dimasukin ke Google Search Console (GSC). Selain itu, udah cukup lama juga. Misal 1 bulanan minimalnya. Tujuannya biar udah ada query yang terekam di GSC.
Biasanya website yang sudah lama didaftarin ke GSC, cenderung punya pilihan keyword yang lebih beragam untuk bahan artikel baru.
Cara pilih artikelnya simpel aja sih saya mah.
- Buka Google Search Console website anda.
- Pilih menu Performance (atau menu Performance > Search Result).
- Klik kolom Average position, lalu lihat pada bagian report di bawahnya.
- Klik pada kolom Pages. Urutkan berdasarkan Impression tertinggi.
- Selanjutnya klik pada salah satu URL yang mau anda cek.
- Setelah pilih url, klik kembali kolom Queries.
Di blog saya ini, saya pilih URL artikel tentang GSC aja. Ga ada alasan khusus, karena pengen aja sih..
Pilih Keyword dari Artikel di Google Search Console
Sekarang tinggal pilah dan pilih Queries (keyword) aja. Langkah selanjutnya, kita pilih keyword-keyword yang menarik untuk dibikin artikel baru.
Garis besar yang saya gunakan saat memilih keyword;
Filter Keyword yang masuk ke posisi Top 100
Kita filter dulu buat munculin keyword yang masuk peringkat 100 besar di artikel yang dipilih. Caranya :
- Klik pada tanda segitiga terbalik di atas kolom report sebelah kanan.
- Ceklis menu Position.
- Pilih Smaller than, lalu isi dengan 100.
Cari dan Pilih Keyword yang dirasa menarik
Selanjutnya, tinggal cari aja keyword yang dirasa menarik untuk dibikin artikel baru. Saya ga ada patokan baku sih untuk cara pilihnya. Cenderung rada tebak-tebakan juga.. wkwk
Tapi, secara garis besar biasanya saya pilih tipe keyword seperti ini:
Bukan variasi, sinonim, atau long tail keyword dari keyword target artikel yang di cek.Pilih keyword dengan topik yang berbeda dengan topik artikel yang di cek.
Prioritaskan keyword dengan Position kecil. Semakin kecil ranking (position), biasanya semakin potensial. Lebih mudah untuk di ranking.
Garis besarnya itu sih. Ntar seiring waktu bisa nentuin parameter sendiri. Misalnya aja;
Keyword dengan Position kecil dan Impression besar di GSC cenderung lebih mudah.
dll. Tes sendiri aja ntar ya.
Semua keyword di atas ada di urutan bontot, dekat urutan 100. Kebetulan di artikel yang di cek ga nemu queries yang sesuai kriteria ideal saya.
Baca juga :seo micro nice Website
Cek Volume Keyword yang dipilih
Dari artikel yang saya cek, saya pilih beberapa keyword ini:
- cara menggunakan google search
- cara melihat ranking website di Google
- cara index website ke google
- cara index website di google
- trik pencarian google
Selanjutnya, saya cek terlebih dulu volume keywordnya. Ini opsional sih, bisa kita cek atau ngga. Terserah masing-masing.
Beberapa saya gabungin aja.
- Keyword cara index website ke google dan cara index website di google sama aja. Keyword cara cek index Google saya gabungin juga.
- Keyword cara menggunakan google search dan trik pencarian google saya satuin juga.
- Keyword cara melihat ranking website di google jadi 1 artikel.
Buat Artikel dan Optimasi Onpage Standar
Langkah berikutnya, tinggal bikin artikel dari keyword yang telah dipilih. Caranya mah sama aja seperti bikin artikel biasa. Ga ada yang aneh.
Artikel yang dibikin dengan cara ini pasti ngeranking?
Ngga juga. Kalau pasti ngeranking mah enak pisan atuh. Ini hanya alternatif cara mencari topik artikel yang masih berhubungan (satu cluster) dengan topik artikel yang udah ada di website kita.
Faktor lain yang biasanya cukup berpengaruh adalah blognya juga. Kalau blognya udah memiliki visitor cukup banyak, atau punya backlink cukup bagus, potensi ngeranking artikel dengan trik ini biasanya lebih besar.
Gimana cara memilih keyword yang ideal dalam trik ini?
- Semakin kecil Position keyword di GSC, semakin bagus.
- Semakin besar Impressions keyword di GSC, semakin bagus.
Jika nemu keyword yang masuk ke kriteria di atas, saya anggap itu keyword paling ideal.
Keyword yang saya jadiin topik artikel di studi kasus ini, semuanya ada di urutan bontot. Ngga masuk kriteria ideal, ga masuk ke salah satu kriteria di atas juga.
Tapi, dari tiga artikel yang saya bikin untuk studi kasus ini, dua bisa masuk top 10 juga. Satu lagi di antah-berantah (page 3 di Google).
Dari pada pusing, saya biasanya bikin aja semuanya. Cuma saya prioritaskan keyword yang masuk kriteria ideal atau dua kriteria di atas.
Semoga artikel ini bermanfaat....

Komentar
Posting Komentar